Saat inspeksi PLTS, teknisi bisa menemukan satu string dengan tegangan lebih rendah dibanding string lain. Ini tanda yang perlu ditelusuri, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan modulnya rusak. Mulailah dengan memastikan bahwa hasil yang dibandingkan berasal dari kondisi pengukuran yang sebanding.

Salah satu parameter yang diperiksa adalah Voc (open-circuit voltage), yaitu tegangan string saat rangkaian berada dalam kondisi open circuit. Nilai ini bisa dibandingkan dengan design value dan string lain yang memiliki konfigurasi setara. Catat ID string, waktu pengukuran, dan kondisi yang relevan agar selisih tegangan tidak langsung dianggap sebagai kerusakan.

Sebelum menyimpulkan, kita samakan dulu pembandingnya

Design value perlu dibaca sesuai konfigurasi sistem. Jumlah modul yang tersusun seri dan tipe modul harus sesuai dengan string yang dibandingkan. Jadi, jangan langsung membandingkan dua angka dari string yang berbeda konfigurasi. Jika Voc string C lebih rendah, periksa kembali data desain dan hasil ukurnya sebelum menentukan pemeriksaan lanjutan.

Voc juga tidak sama dengan operating current. Voc diukur saat rangkaian open circuit, sedangkan operating current diukur ketika string bekerja. Keduanya memberi informasi yang berbeda. Voc yang terlihat normal tidak otomatis membuktikan bahwa string menghasilkan daya secara normal; sebaliknya, Voc yang lebih rendah belum menunjukkan komponen mana yang menjadi penyebabnya.

Data apa yang perlu dicatat?

Catatan yang berguna mencakup ID string, design value, hasil Voc, string pembanding, waktu, serta kondisi pengukuran. Jika inspeksi juga mencakup operating current, catat hasilnya secara terpisah sesuai prosedur kerja. Data yang konsisten membantu engineer melihat apakah perbedaan berulang pada string yang sama atau muncul pada kondisi ukur yang berbeda. Bagi purchasing, catatan ini juga memperjelas kebutuhan alat: pengukuran tegangan DC, arus operasi, atau transfer data hasil ukur.

Misalnya, laporan hanya menyebut “string C rendah”. Tim berikutnya belum tahu apakah angka itu Voc atau tegangan saat sistem beroperasi, dan apakah pengukurannya dilakukan dalam kondisi yang sebanding. Informasi sederhana seperti parameter, waktu, dan string pembanding membuat hasil lebih mudah ditelusuri. Satu angka saja belum cukup untuk menjadi dasar mengganti modul.

Jika ditemukan perbedaan Voc, gunakan hasil tersebut sebagai petunjuk awal untuk pemeriksaan lanjutan—bukan vonis bahwa modul rusak. Tindak lanjut harus mengikuti desain PLTS, manual alat, dan prosedur keselamatan di lokasi. Pengukuran pada sistem PV dapat melibatkan tegangan DC tinggi, jadi rating alat dan aksesori harus sesuai dengan titik ukur.

Memilih alat untuk memeriksa Voc dan arus string

HIOKI menyediakan kombinasi CM4375-50 atau CM4373-50 dengan DC High Voltage Probe P2010 untuk pemeriksaan string PV. CM4375-50/CM4373-50  dapat mengukur Voc dan operating current. Tegangan DC pada meter tanpa P2010 dibatasi hingga 1000 V; ketika dipasangkan dengan P2010, pengukuran DC dapat dilakukan hingga 2000 V dengan kategori CAT III 2000 V. Dalam mode DC HIGH V PROBE, CM4375-50/CM4373-50  menampilkan nilai tegangan aktual tanpa perlu menghitung rasio probe secara manual.

Jika Voc satu string lebih rendah, langkah berikutnya adalah memeriksa data pembanding dan menentukan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur site. CM4375-50/CM4373-50  dapat digunakan untuk memeriksa Voc dan operating current, sementara P2010 mendukung pengukuran tegangan DC yang lebih tinggi hingga 2000 V.

PT Metro Instrumen Abadi menyediakan produk HIOKI dengan dukungan engineer dan dapat membantu pengecekan konfigurasi produk berdasarkan kebutuhan di tempat Anda.