Pada pengukuran high resistance, current yang harus dideteksi bisa sangat kecil. Pada level ini, alat ukur, fixture, shielding, dan kondisi pengukuran tidak dapat dipisahkan.
Ketika current berada pada level pA atau fA, noise, kelembapan, kontaminasi permukaan, kualitas kabel, fixture, dan lingkungan pengukuran dapat memengaruhi hasil. Di lapangan, arus yang muncul dapat sangat kecil. Angka tinggi pada display saja belum cukup; sistem ukur harus disusun agar sinyal dari DUT tidak tertutup oleh pengaruh luar.

Peran Super Megohm Meter
HIOKI SM7110 dirancang sebagai high resistance meter sekaligus electrometer, picoammeter, dan insulation resistance meter. Model satu channel ini menyediakan tegangan pengujian hingga 1000 V. Spesifikasi resminya mencantumkan kemampuan display sampai 2 × 10¹⁹ Ω dan resolusi current minimum 0,1 fA pada range 20 pA. Angka 0,1 fA menunjukkan resolusi pembacaan, bukan jaminan bahwa setiap setup akan otomatis menghasilkan data yang stabil. Pemilihan range, waktu pengukuran, shielding, dan koneksi tetap menentukan kualitas hasil.
Di mana HIOKI SM7110 digunakan?
SM7110 dapat digunakan pada evaluasi electronic components, battery insulation, photodiode, serta surface atau volume resistance material. Pada pengujian komponen, kebutuhan dapat berupa insulation resistance, leakage current yang sangat kecil, atau perubahan resistance terhadap kondisi tertentu. Salah satu aplikasi resmi HIOKI memakai SM7110 bersama data logger untuk melihat perubahan insulation resistance capacitor atau varistor terhadap temperatur. Konfigurasi tetap mengikuti DUT dan metode uji; SM7110 bukan pengganti universal untuk seluruh sistem inspeksi leakage current berkecepatan tinggi.

Pemilihan lead dan electrode memengaruhi hasil pengukuran
SM7110 tidak dipaketkan dengan measurement lead. Untuk koneksi sederhana tersedia pin type, clip type, dan open lead. Untuk material, HIOKI menyediakan electrode khusus sesuai bentuk sampel dan jenis resistance yang diukur. Contohnya, SME-8310 digunakan untuk plate sample; pemasangannya memerlukan Conversion Adapter Z5010 dan Interlock Connection Cable DSM8104F. Untuk pengukuran surface atau volume resistance, electrode harus dipilih berdasarkan ukuran sampel, tegangan, dan batas resistance yang dituju.
Mengendalikan noise dan pengaruh lingkungan
Pada ultra-low current, routing kabel dan shielding perlu ditangani sebagai bagian dari metode ukur. Gunakan koneksi yang direkomendasikan, jaga area kontak tetap bersih, dan beri waktu agar pembacaan stabil sesuai kebutuhan proses. Untuk setup yang sensitif, shielding box dapat dipertimbangkan guna mengurangi noise; pilihan pastinya harus mengikuti fixture dan level resistance. Kondisi temperatur dan kelembapan juga sebaiknya dicatat, terutama ketika hasil antar lot atau antar hari dibandingkan.
Mulai dari pertanyaan aplikasi
Sebelum menentukan konfigurasi, catat DUT, tegangan uji, perkiraan resistance atau current, jumlah channel, waktu pengukuran, kebutuhan contact check, dan apakah pengujian dilakukan di laboratorium atau production line. Data tersebut membantu memilih model, lead, electrode, shielding, dan interface yang tepat. Jika kebutuhan output melebihi 1000 V atau jumlah channel berbeda, seri atau sistem lain perlu dievaluasi; jangan memaksakan satu model hanya karena spesifikasi resistance-nya tinggi.
Perhatikan kondisi saat pengukuran
Nilai insulation resistance dapat berubah terhadap waktu setelah tegangan diterapkan. Karena itu, delay dan measurement time perlu ditetapkan konsisten agar hasil antar sampel dapat dibandingkan. Untuk komponen yang menyimpan muatan, urutan charge, measure, dan discharge juga harus mengikuti prosedur keselamatan serta spesifikasi DUT. SM7110 menyediakan program function untuk menyusun pola discharge, charge, dan measurement, tetapi parameternya tetap harus ditetapkan oleh pengguna sesuai proses yang divalidasi.
Dalam pemeriksaan produksi, comparator dan contact check dapat membantu membedakan hasil pengukuran dari masalah kontak tertentu. Namun, batas pass/fail tidak berasal dari alat; nilainya harus mengikuti drawing, standard, atau acceptance criteria perusahaan. Untuk evaluasi material, hasil surface resistance dan volume resistance juga membutuhkan electrode dan rumus yang sesuai. Lakukan verifikasi metode menggunakan sampel acuan atau standard resistor yang relevan sebelum metode dipakai rutin. Catat pula waktu warm-up alat dan perubahan setup supaya penyebab pergeseran hasil tidak langsung dibebankan kepada DUT. Dengan mencatat tegangan, waktu, temperatur, kelembapan, fixture, dan kondisi sampel, data SM7110 menjadi lebih mudah ditelusuri ketika terjadi perbedaan antar lot atau perubahan proses.
Punya aplikasi high resistance atau ultra-low current? PT Metro Instrumen Abadi selaku Distributor Resmi Hioki Indonesia siap membantu kebutuhan integrasi pengukuran dan diskusi konfigurasi produk Hioki sesuai aplikasi Anda.