Apa yang dilakukan output function?
Output function mengeluarkan tegangan yang berhubungan dengan nilai yang diukur CM4003. Mode RMS mengeluarkan tegangan DC yang proporsional terhadap nilai RMS arus. Mode WAVE mengeluarkan tegangan AC yang proporsional terhadap waveform arus. Recorder kemudian menyimpan atau menampilkan perubahan tersebut terhadap waktu.
Output function pada CM4003 berfungsi mengeluarkan tegangan yang berhubungan dengan nilai arus yang sedang diukur. Pada mode RMS, alat mengeluarkan tegangan DC yang proporsional terhadap nilai RMS arus. Mode ini cocok untuk melihat perubahan nilai efektif arus bocor dari waktu ke waktu.
Sementara itu, pada mode WAVE, alat mengeluarkan tegangan AC yang proporsional terhadap waveform arus. Mode ini digunakan ketika pengguna ingin melihat bentuk gelombang arus secara lebih detail. Recorder kemudian menyimpan atau menampilkan perubahan sinyal tersebut terhadap waktu.
Cara mengaktifkan output
Berdasarkan manual, CM4003 dapat dihubungkan ke recorder menggunakan Connection Cable L9097. Setelah range pengukuran ditetapkan, pengguna dapat memilih output function dalam mode RMS, WAVE, atau OFF.
Jika menggunakan auto-range, range akan tetap berada pada range yang sedang digunakan ketika output function diaktifkan. Oleh karena itu, sebaiknya range ditentukan terlebih dahulu sebelum proses recording dilakukan agar hasil pencatatan lebih stabil dan mudah dianalisis.

Kapan memilih RMS atau WAVE?
Mode RMS dipilih jika tujuan pengukuran adalah melihat perubahan nilai efektif leakage current terhadap waktu. Manual menyebutkan bahwa RMS output berguna untuk memeriksa perubahan temporal pada intermittent earth leakage. Dengan kata lain, RMS cocok digunakan ketika pengguna ingin mengetahui apakah arus bocor naik, turun, atau muncul secara sesaat dalam periode tertentu.
Mode WAVE dipilih jika tujuan pengukuran adalah mengamati bentuk waveform arus. Mode ini lebih sesuai ketika pengguna ingin melihat karakteristik bentuk sinyal, misalnya adanya distorsi, pola pulsa, atau bentuk gelombang yang tidak normal. Jadi, secara sederhana, RMS digunakan untuk melihat tren nilai, sedangkan WAVE digunakan untuk melihat bentuk sinyal.

Rekomendasi recorder ekonomis
Manual menyebut penggunaan recorder seperti Hioki Memory HiCorder, tetapi tidak menetapkan satu model wajib. Untuk opsi yang lebih ekonomis, MEMORY HiCORDER MR8880 dapat dipertimbangkan.
Halaman produk Hioki mencantumkan CM4003 pada aplikasi MR8880 dan menyediakan input analog serta koneksi BNC yang relevan untuk menerima output dari CM4003. Namun, sebelum digunakan, konfigurasi input, jenis kabel, dan aksesori tetap perlu dikonfirmasi terlebih dahulu agar sesuai dengan kebutuhan pengukuran.
Hal yang perlu dipastikan
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum recording adalah:
- Output function merupakan fitur pada CM4003.
- Gunakan Connection Cable L9097 sesuai instruksi manual.
- Tentukan range pengukuran sebelum melakukan recording.
- Catat mode output yang digunakan, apakah RMS atau WAVE.
- Untuk recording durasi panjang, pertimbangkan penggunaan external power supply sesuai penjelasan manual.
- Pastikan input recorder sesuai dengan jenis output yang digunakan.
Kesimpulan
CM4003 dengan RMS output membantu pengguna melihat perubahan leakage current terhadap waktu. Mode ini cocok untuk memantau tren nilai arus bocor, terutama pada kasus intermittent earth leakage.
CM4003 dengan WAVE output membantu pengguna melihat bentuk waveform arus. Mode ini cocok untuk analisis bentuk sinyal yang lebih detail.